Pelatihan Kerja & Sertifikasi Online Berkualitas TopEdu | nucareer.id
topkarir-logo
Pencari Karir Pencari Kandidat

Ini 4 Cara Memulai Bisnis Online dari Nol bagi Pemula

24 Maret 2021 20:03 1001 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Saat ini kita masih merasakan kondisi pandemi yang tidak tahu kapan berakhirnya. Memberikan dampak yang cukup besar bagi kehidupan kita salah satunya adalah pada bidang finansial. Inilah yang umumnya memicu para masyarakat untuk beralih ke bisnis online. Lantas bagaimana cara memulai bisnis online dari nol?

 

Selain itu, mengapa banyak orang ingin beralih ke bisnis online? Karena, dengan melakukan bisnis berbasis online akan memudahkan kita dalam segi waktu dan ruang. Tidak hanya itu, biaya operasional dan pemasaran yang lebih murah akan memberikan keuntungan yang lebih untuk bisnis kita. 

 

Nah, agar sukses, ini cara memulai bisnis online dari nol yang bisa kamu coba. 

1.Cari dan Temukan Masalah Pasar

Berbisnis pasti kita memerlukan adanya produk. Produk seperti apa? Produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar, jika tidak maka bisnis yang kita jalani pasti akan gagal. Kita harus memahami apa yang konsumen butuhkan, agar produk kita tidak terhenti di tengah jalan. 

 

Untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan para konsumen, kita perlu melakukan observasi secara langsung atau dapat melalui internet, media sosial, marketplace, hingga forum review. Jangan hanya terpaku pada asumsi sendiri, sehingga permasalahan di luar diabaikan, hal tersebut akan membuat bisnis kita gagal.

 

Setelah tau masalah kebutuhan konsumen, perlu juga kita melakukan riset pasar untuk mendapatkan data-data sebagai fondasi bisnis kita. Selain itu, perlu juga kita mengecek tren pasar di media sosial untuk mengetahui lebih jauh masalah kebutuhan yang dihadapi konsumen. 

2. Perhatikan Pesaing

Cara memulai bisnis online dari nol lainnya adalah dengan memperhatikan pesaing. Pesaing merupakan hal yang dapat memperlambat keberhasilan bisnis online yang kita jalani. Untuk dapat memenangkan bisnis kita dari para pesaing hal yang harus dilakukan adalah dengan mengelompokkan para pesaing dengan penawaran produk yang sama. 

 

Perhatikan produk yang mereka tawarkan, untuk mengetahui perbedaan dan keunggulan produk mereka. Selain itu, perhatikan strategi pemasaran yang mereka lakukan, seperti menggunakan website, blog, hingga media sosial. Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah harga yang ditetapkan oleh pesaing, ketika harga yang ditawarkan lebih murah dan memiliki kualitas baik, maka sulit untuk memenangkan produk kita dari pesaing. Agar bisnis online kita tetap berjalan dengan baik, sangat perlu dalam memperhatikan pesaing. 

3. Tentukan Target Pasar

Disini kita harus dapat menentukan target pasar untuk dapat membeli produk yang kita tawarkan. Target pasar adalah sekelompok orang dengan karakteristik yang sama untuk memungkinkan membeli produk yang kita tawarkan. Tentukan target pasar demografi (umur, gender, lokasi, pendapatan, pekerjaan) dan psikografi (ketertarikan, hobi, dan nilai-nilai yang dianut). Kedua hal tersebut perlu dipertimbangkan sebagai target pasar bisnis online yang akan kita lakukan. 

4. Gunakan Strategi yang Tepat dalam Pemasaran Produk 

Hal terakhir yang perlu kita lakukan adalah strategi pemasaran yang tepat. Bisnis online perlu strategi pemasaran yang tepat agar dapat memasarkan produk kepada konsumen dengan pesan yang baik. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial. 

 

Media sosial adalah sebagai kanal marketing, yang di mana salah satu cara terbaik dalam mempromosikan produk yang akan kita jual kepada konsumen. Perlu strategi untuk melakukan promosi produk di media sosial, agar pesan dan kesan tercapai kepada konsumen yang melihatnya. 

 

Bagaimana? Sudah baca keempat tips di atas? Jika sudah, yuk beranikan diri untuk merealisasikan ide bisnis kita dengan melalui bisnis online. 


Selain cara memulai bisnis online dari nol, temukan tips karier lainnya di NU Career. Jangan lupa kunjungi situs resmi NU Career di https://www.nucareer.id/ untuk memperoleh pekerjaan impianmu.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Rasanya dapet pekerjaan pertama pasti sangat bahagia, akhirnya setelah lulus dan ngelamar sana-sini punya kegiatan yang menghasilkan untuk bekal masa depan nanti. Hari pertama kerja jadi hari yang ditunggu-tunggu, hari itu kamu lebih semangat dan berenergi. Tapi bekerja untuk pertama kali pasti punya tantangan tersendiri, kesalahan yang bisa saja terjadi. Ya namanya juga belum punya pengalaman, maklum masih banyak kesalahan. Tapi 7 hal ini harus benar-benar kamu hindari selama minggu pertama di tempat kerja biar jadi awal yang baik untuk karir kamu kedepannya.   Terlalu sering bertanya Emang sih kita harus berani bertanya kalau kita nggak tau supaya benar-benar ngerti. Tapi ada baiknya kamu mencoba mencari tau dulu sendiri. Atasan dan tim mu juga punya tugas yang harus diselesaikan. Kalau waktu mereka hanya digunakan untuk menjawab semua pertanyaan yang kamu ajukan tentu akan menghambat pekerjaan.   Meminta bantuan setiap ada kesulitan Nah, hal fatal lainnya yang harus kamu hindari adalah dikit-dikit minta bantuan kalau ada kesulitan. Coba dulu deh kerjakan tugas dan pecahkan sendiri masalah yang kamu hadapi, jika benar-benar  buntu dan stuck baru meminta sedikit bantuan dan arahan. Jangan meminta atasan dan tim mu mengerjakan semuanya, mintalah masukan untuk mencari jalan keluar dari masalahmu.   Berkata “tidak bisa” jika disuruh mengerjakan tugas baru Atasanmu nggak akan tega ngasih tugas yang sangat bertolak belakang dengan posisimu apalagi yang mustahil kamu lakuin. Jika diberikan tugas yang sedikit berbeda dari keahlianmu, jangan pernah berkata “nggak bisa” ya, terlebih kalau kamu belum sama sekali mencobanya. Bilang aja “saya coba dulu ya, mohon arahannya” dengan begitu kamu membuka diri untuk belajar, siapa tau tugas itu malah jadi sesuatu yang kamu suka.   Datang nggak tepat waktu Setiap perusahaan punya peraturan jam kerjanya sendiri-sendiri biasanya pukul 9 pagi sampai 5 sore. Jika di minggu pertama kamu sudah banyak telat, kamu akan dinilai kurang disiplin. Berikan kesan yang baik di minggu pertama dan seterusnya selama kamu bekerja, hal ini akan jadi nilai plus ketika ada evaluasi kinerja nantinya.   Menutup diri untuk berinteraksi Bagaimanapun juga kamu kerja nggak sendirian, setiap karyawan saling membutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Jangan malu memulai percakapan untuk membangun keakraban dengan karyawan lain ya. Hal ini juga akan memudahkan kamu kalau seketika butuh bantuan.   Sibuk sama gadget sendiri Minggu pertama kerja adalah waktu berharga menanamkan kesan baik di perusahaan. Keseringan ngurus urusan pribadi dan buka gadget akan dinilai nggak profesional. Kalau ada waktu luang atau nggak ada kerjaan, ada baiknya coba tanyakan anggota tim mu adakah yang butuh bantuan, atau adakah tugas lain yang bisa dikerjakan. Bukan buat cari muka ya, hal ini menunjukkan kesungguhanmu untuk berkontribusi dengan perusahaan.   Tidak terbuka dengan masukan dan kritik Hal terakhir yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja adalah bersikap tertutup pada masukan. Mungkin kita punya pandangan dan idealisme yang tinggi, tapi ketika sudah terjun ke dunia kerja sifat itu harus dikurangi. Terimalah semua masukan yang datang dari atasan / manager-mu, jadikan itu pembelajaran untuk meningkatkan kinerjamu. Kalau punya pendapat, berikan alasan yang masuk akal dan referensi yang aktual, tapi ingat ya jangan memaksakan kehendak pribadi.   Itu tadi 7 kesalahan yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja. Sebenarnya nggak cuma seminggu aja kamu menerapkannya, tapi di setiap perjalanan karirmu hal-hal yang bisa menghambat dari dalam maupun luar diri harus dibuang jauh-jauh. Cari tau informasi dan tips-tips karir lainnya di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang ya!
5 Rekomendasi Kerja Online dari Rumah untuk Mahasiswa

5 Rekomendasi Kerja Online dari Rumah untuk Mahasiswa

Menjadi mahasiswa bukan berarti tidak bisa memiliki uang saku sendiri. Ya, rupanya ada banyak profesi kerja online dari rumah yang bila dimanfaatkan akan mendatangkan penghasilan tinggi untuk para mahasiswa. Selain menghasilkan uang, bekerja sampingan atau part time selama kuliah juga bisa menambah wawasan dan memperluas relasi. Ini menjadi poin penting yang nantinya dapat menunjang karier kamu pasca lulus.    Nah, jika ingin mencoba kerja online dari rumah untuk menambah uang saku, deretan pekerjaan freelance ini bisa jadi pilihan.   Daftar kerja online dari rumah yang bisa menambah penghasilan mahasiswa   Untuk bisa sukses bekerja online dari rumah selama kuliah, belajarlah untuk membuat manajemen waktu yang baik. Pilihlah pekerjaan yang sesuai minat dan kemampuan serta waktu luang yang dimiliki. Jangan biarkan pekerjaan ini justru mengganggu kegiatan belajar selama kuliah. Nah, berikut adalah deretan profesi kerja online dari rumah dengan jadwal fleksibel yang bisa kamu coba.   Baca juga: Mengenal Freelance: Kerja Fleksibel Tanpa Harus Ngantor   Tutor online Pekerjaan sampingan yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu para mahasiswa. Buat kamu yang memiliki kemampuan akademik tinggi, cobalah untuk mengambil profesi sebagai tutor online guna menambah uang saku. Profesi ini juga kian menjanjikan semenjak pandemi virus corona merebak. Berbagai penyedia jasa bimbingan belajar kemudian harus melakukan proses belajar mengajar secara daring yang membutuhkan banyak pengajar online. Jika tertarik, pastikan memilih tutor untuk bidang ilmu yang memang kamu kuasai.   Penulis lepas Bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan akademik tinggi yang bisa mencari part time. Kamu yang memiliki hobi menulis juga bisa mencobanya dengan menjadi penulis lepas. Bekerja part time sebagai penulis lepas memungkinkan kamu tetap bisa belajar dengan baik sambil bekerja.    Ini karena waktu dan beban tugas sebagai penulis lepas umumnya tidak seberat pekerjaan sampingan lainnya. Kamu hanya perlu memiliki perangkat komputer yang memadai dan jaringan internet yang stabil untuk bisa menghasilkan sebuah tulisan. Terlebih, ini juga merupakan pekerjaan yang dinilai memberikan bayaran tinggi, jadi tak ada salahnya untuk mencoba.   Baca juga:  Kamu Hobi Menulis? Ini Ada 7 Pilihan Karir Yang Paling Cocok Buat Kamu   Jasa desain grafis Untuk pekerjaan online yang satu ini, tak sembarang orang bisa melakukannya. Ya, untuk kamu yang hobi menggambar dan memiliki keahlian di bidang desain grafis, jangan biarkan keahlian itu untuk dirimu sendiri. Mulailah mencari pekerjaan sampingan dan menjadi freelancer desain grafis untuk mendapatkan uang tambahan.    Selain bisa menghasilkan uang lebih, dengan menjadi freelancer, kamu juga bisa mengasah kemampuan menggambar atau penggunaan tools yang nantinya akan berguna untuk mendapatkan jenjang karier bagus di masa depan. Hasil karya yang kamu buat juga nantinya bisa menambah nilai CV atau portofolio agar cepat mendapatkan pekerjaan pasca lulus.   Jualan online Bukan hanya menjadi freelancer atau bekerja part time, mendapatkan uang tambahan saat masih kuliah juga bisa dimulai dengan berwirausaha. Jika belum memiliki banyak modal, kamu bisa mulai dengan berjualan online sebagai reseller. Selain tanpa modal, menjadi reseller juga bisa melatih kemampuan kamu dalam bisnis.   Selain itu, di tengah kemajuan digital seperti sekarang, jualan online juga sudah menjadi pekerjaan yang menjanjikan. Ada banyak platform e-commerce yang bisa kamu manfaatkan untuk memasarkan produk.. Pekerjaan ini juga memiliki waktu dan tugas yang fleksibel. Kamu bisa bekerja online dari rumah kapanpun kamu mau tanpa harus terikat dengan pihak lain.   Baca juga: 7 Pekerjaan Paling Diburu Perusahaan di Tahun 2021   YouTuber Profesi yang kini semakin digandrungi banyak masyarakat milenial adalah menjadi seorang YouTuber. Ya, meski awalnya tidak dianggap sebagai sumber pendapatan, namun rupanya menjadi seorang YouTuber merupakan pekerjaan yang menjanjikan.    Kamu bisa dengan bebas berekspresi dan membuat karya yang bisa diupload secara gratis di YouTube. Untuk menghasilkan uang dari YouTube, kamu perlu mempelajari bagaimana menjadi content creator yang baik agar bisa membuat tontonan yang banyak disukai dan ditonton para pengguna YouTube.    Semakin banyak video ditonton, maka akan semakin besar pendapatan yang akan kamu peroleh. Agar berhasil dalam bidang ini, konsistensi sangat diperlukan.Untuk itu, jika kamu merasa menjadi YouTuber adalah passion kamu,, maka segeralah mencobanya!   Buat kamu yang ingin sukses di usia muda, yuk simak beragam tips karir terbaik di sini. Jangan lupa download aplikasi Top Karir sekarang dan  mendapatkan info lowongan keja terbaru, info magang, tips karir, topkarir Klinik, Pelatihan online Topedu, dan sebagainya.
Komentar