Pelatihan Kerja & Sertifikasi Online Berkualitas TopEdu | nucareer.id
topkarir-logo
Pencari Karir Pencari Kandidat

Ini 12 Pertanyaan Interview Kerja yang Tidak Boleh Salah Jawab

24 Juni 2021 01:06 4886 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Menghadapi pertanyaan interview kerja memang terkadang jadi momen paling menegangkan untuk sebagian orang. Bahkan, beberapa kandidat bisa merasa begitu tegang hingga tidak maksimal saat menjawab pertanyaan wawancara dari HRD.

 

Untuk sukses dalam menghadapi wawancara kerja, Anda perlu melakukan persiapan matang terlebih dahulu, seperti mencari tahu tentang pekerjaan dan latar belakang perusahaan tempat Anda melamar.

 

Pasalnya, pertanyaan saat interview kerja memang tidak akan jauh dari seputar diri Anda dan pekerjaan yang Anda pilih.

 

Nah, berikut adalah 12 pertanyaan interview kerja yang paling sering ditanyakan saat wawancara lengkap dengan rekomendasi jawabannya agar Anda tidak salah jawab.

 

Pertanyaan seputar data pribadi

Biasanya, HRD akan terlebih dahulu membuka sesi wawancara dengan pertanyaan seputar diri Anda dan kesibukan Anda. Pada sesi ini, Anda tidak boleh sampai salah jawab karena bisa mempengaruhi penilaian HRD terhadap Anda. 

Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan pada sesi ini lengkap dengan rekomendasi jawabannya.

 

1. Coba jelaskan tentang diri kamu?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda hanya perlu menjelaskan secara singkat tentang diri Anda. Seperti nama lengkap, alamat tempat tinggal, latar belakang pendidikan, hobi hingga passion atau kesibukan kamu saat ini.

 

2. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?

Yang tak akan lepas dari pertanyaan interview kerja lainnya adalah diminta untuk menjelaskan kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki. Cobalah untuk menjawab secara jujur.

 

Jelaskan apa saja kepribadian atau sikap yang Anda anggap menjadi kekuatan atau kelebihan dari pada orang lain. Jelaskan juga apa saja kekurangan yang Anda miliki dengan  menambahkan hal apa saja yang Anda lakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut. 

 

3. Apa ekspektasi kamu terhadap pekerjaan ini?

Biasanya, pewawancara akan menanyakan apa yang kamu harapkan dari pekerjaan atau perusahaan yang Anda pilih. Cobalah untuk menjawab bukan hanya perihal besaran gaji namun juga pengalaman atau ilmu yang Anda harapkan akan didapatkan saat bekerja pada posisi tertentu di perusahaan tersebut. 

 

Pertanyaan seputar pekerjaan

Setelah mengenal lebih dalam tentang diri Anda, selanjutnya HRD akan bertanya seputar pekerjaan yang meliputi:

 

1. Kenapa kamu melamar posisi ini?

Manajemen perlu tahu alasan mengapa Anda memilih untuk melamar pada posisi tersebut. Ini mungkin akan menunjukkan seberapa kuat dan tertariknya Anda dengan posisi yang ditawarkan. Cobalah untuk menjawab sesuai dengan alasan Anda mengapa memilih posisi yang ditawarkan.

 

Jika berdasarkan pengalaman kerja, jelaskan apa saja pengalaman kerja yang Anda miliki dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan pada posisi itu. Kemudian jika alasan melamar karena ingin mendapatkan pengalaman baru, maka berikan jawaban yang menunjukkan tentang keahlian apa yang Anda punya dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 

2. Coba ceritakan tentang pengalaman kerja yang kamu miliki

Ini bisa menjadi pertanyaan kunci ketika HRD melakukan sesi wawancara. Jelaskan serinci mungkin apa saja pengalaman yang Anda miliki dan bagaimana Anda menjalani peran dalam perusahaan tersebut. 

 

Cobalah untuk secara sistematis menjelaskan pengalaman kerja yang dimiliki.Dimulai dari tahun kerja, nama perusahaan , posisi atau jabatan hingga tugas apa saja yang pernah Anda kerjakan dan bagaimana hasil atau pencapaian selama Anda bekerja di posisi tersebut. 

 

3. Berapa ekspektasi gaji yang kamu inginkan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda dapat melakukan penelusuran terlebih dahulu dengan membandingkan berapa standar gaji untuk posisi yang dilamar dengan rata-rata gaji dari setiap perusahaan. 

 

Jangan ragu untuk memberikan ekspektasi gaji yang tinggi bila memang sesuai dengan kualifikasi dan kemampuan Anda.

 

Jika perusahaan meminta untuk bernegosiasi terkait pemberian gaji, Anda bisa menimbang kelebihan dan kekurangannya dengan menanyakan benefit lain yang bisa didapatkan seperti uang transport, jaminan kesehatan, bonus dan lainnya.

 

4. Apa saja yang kamu tahu tentang perusahaan ini?

Pertanyaan interview kerja lainnya yang tak kalah populer adalah seberapa dalam pengetahuan kandidat pada posisi atau perusahaan tempat ia melamar kerja.

 

Ya, sebaiknya sebelum wawancara, Anda sudah melakukan penelusuran terlebih dahulu tentang perusahaan tempat Anda melamar tersebut.

 

Pahami latar belakang bisnisnya, apa saja produk yang dimilikinya sehingga mengenai ekspansinya di dunia bisnis. Dengan melakukan penelusuran terlebih dahulu, Anda bisa dengan mudah menjawab pertanyaan ini bila diajukan oleh HRD.

 

Pertanyaan seputar posisi yang kamu lamar

Selebihnya, HRD mungkin akan menanyakan pertanyaan interview kerja seputar posisi yang kamu lamar. Jika berkaitan dengan penulisan atau media sosial, recruiter mungkin akan bertanya seputar portfolio atau contoh penulisan dan karya yang Anda miliki. 

 

Kemudian ketika pekerjaan berhubungan dengan engineer, maka software atau aplikasi yang biasa digunakan akan menjadi pertanyaan yang tak terlewatkan.

 

Semakin tinggi jabatan atau posisi yang  dilamar maka kemungkinan pertanyaan terkait teknikal seperti itu akan lebih banyak ditanyakan pada kandidat yang melamar.

 

Nah, beberapa contoh pertanyaan seputar posisi yang dilamar dapat meliputi:

1. Pertanyaan seputar software apa saja yang kamu kuasai

2. Pertanyaan seputar seberapa ahli kamu dalam bidang tertentu

3. Pertanyaan Apakah kamu siap jika ditempatkan di daerah yang berbeda

4. Pertanyaan seputar bagaimana kamu menyelesaikan sebuah tugas

5. Pertanyaan seputar rekan kerja


Nah, jika Anda ingin sukses menjalani wawancara, yuk simak berbagai artikel tips karir di sini. Jangan lupa kunjungi situs NU Career untuk membantu mengembangkan karirmu, ya!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Bertahan Di Pekerjaan Yang Tidak Sesuai Jurusan

Tips Bertahan Di Pekerjaan Yang Tidak Sesuai Jurusan

Menjadi seorang pekerja, kadang suka dihadapkan pada bidang pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang kamu, lalu setelah itu bingung harus melakukan apa, melanjutkannya atau malah mengundurkan diri. Namun, kamu tidak perlu bingung memikirkan hal tersebut. Berikut ini ada tips agar kamu mampu bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang kamu, sehingga kamu bisa mengatasi ini dan bisa survive. Simak tipsnya ya! Tetap profesional Sebagai pekerja, kamu harus bisa bersikap profesional, apapun bidang pekerjaan yang kamu ambil walaupun itu tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan kamu, kamu harus tetap berusaha mempelajarinya agar kamu bisa memahami pekerjaan tersebut. Kamu bisa mengambil hikmah lain dari kejadian yang sedang kamu dapatkan. Yakinlah jika kamu bisa mengerjakannya agar atasan dan rekan-rekan kantor kamu bisa bangga dan percaya terhadap kamu.    Kesempatan belajar hal baru Jika kamu mengambil pekerjaan yang bukan bidang kamu, memang tidak mudah untuk bisa menerima dan memulai hal tersebut. Tapi coba kamu pikirkan kembali, mungkin saja itu kesempatan untuk kamu bisa lebih berkembang, anggap saja ini bonus yang kamu dapatkan.   Berani ambil resiko Tidak ada orang sukses yang tidak mau mengambil resiko. Semua bidang pekerjaan yang kamu ambil pasti mempunyai resiko. Jika pekerjaan yang kamu ambil tidak sesuai jurusanmu, coba lah untuk bisa bertahan di saat waktu-waktu limit. Nikmati saja apa yang ada dan cobalah bertahan di waktu-waktu yang membuat kamu sulit, dari situ kamu akan memahami bagaimana bertahan pada resiko yang sedang kamu alami. .   Jangan lupa jalan jalan Jika weekend telah tiba, ada bolehnya jika kamu melakukan kegiatan untuk sekedar refreshing bersama keluarga atau teman. Ini akan membantu kamu untuk sejenak menghilangkan rasa stres kamu, dengan begitu kamu bisa kembali fokus terhadap pekerjaan mu.   Itu dia tipsnya, hal yang wajar ketika kamu merasa kurang pantas bekerja di luar bidang keahlian yang selama ini kamu pelajari. Namun jadikan itu sebagai hal yang bisa bikin kamu berkembang ya.  Yuk temukan tips karir lainnya di aplikasi TopKarir & download aplikasinya ya! 
5 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu Yang Hobi Makan

5 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu Yang Hobi Makan

Kamu doyan makan atau suka icip-icip makanan? Ternyata hobi kamu yang berkaitan sama makanan bisa jadi peluang rezeki, lho. Ada lima pekerjaan kekinian yang cocok banget buat kamu yang hobi makan. Simak ya.   Food stylist Buat kamu yang gampang tergoda pada makanan dengan tampilan menarik atau suka memperhatikan makanan hingga sedetail-detailnya, pekerjaan menjadi food stylist bisa menjadi salah satu pilihan. Pekerjaan ini sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak seperti pengusaha yang akan membuka resto, penerbit buku resep, ataupun media lain untuk mempromosikan menu makanan.   Food Vlogger Buat kamu yang suka banget nge-review makanan mulai dari rasa, tekstur, tampilan; pekerjaan jadi food vlogger bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena bisa aja vlog tentang makanan yang kamu upload di sosial media menarik netizen untuk nonton dan kamu bakal dapet upah dari review yang kamu buat.   Food Buzzer Dengan menjadi food buzzer, tugas kamu adalah mempromosikan tempat makan ataupun merekomendasikan menu yang unik sedang beredar di kalangan masyarakat. Tetapi dengan menjadi food buzzer, sebaiknya kamu posting foto hasil jepretan sendiri ya.   Chef (Koki) Saat ini menjadi koki tidak harus perempuan, tetapi laki-laki juga bisa menjadi koki. Selain hobi kamu yang suka icip-icip makanan, kamu bisa berkreasi untuk menciptakan menu baru dan menjadi koki.   Food Photographer Food photographer bisa menjadi pilihan pekerjaan buat kalian yang hobi memotret makanan. Dengan kamu posting foto tersebut di sosial media, hal ini bisa menjadi incaran para pengiklan atau pengusaha yang sedang mempromosikan restoran atau menu baru yang dimiliki.   Nah, kira-kira pekerjaan mana nih yang pengen kamu coba? Yuk temukan tips lainnya di TopKarir dan download aplikasinya ya!
Komentar