Pelatihan Kerja & Sertifikasi Online Berkualitas TopEdu | nucareer.id
topkarir-logo
Pencari Karir Pencari Kandidat

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Efektif Agar Lolos Seleksi

24 Maret 2021 20:03 1390 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 3 KALI DIBAGIKAN

Surat lamaran kerja adalah salah satu berkas penting yang wajib dilampirkan dalam proses melamar pekerjaan. Selain menjadi jembatan antara pelamar dengan perusahaan, surat ini juga dapat membuka peluang lebih besar diterimanya lamaran kita.

 

Surat lamaran kerja umumnya berisi keinginan pelamar untuk meminta pekerjaan dari sebuah perusahaan. Pelamar diminta menuliskan sejumlah informasi yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan lowongan pekerjaan yang dituju.

 

Mulai dari data diri, pendidikan, pengalaman dan keterampilan yang dimiliki pelamar. Secara umum, tidak ada aturan yang mengikat perihal penulisan surat lamaran kerja. 

 

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Efektif

Mengutip buku Panduan Praktis Membuat Surat Lamaran Kerja & Curriculum Vitae (CV) Indonesia - Inggris (2007) oleh Paramitha Selviana Oktora, berikut poin-poin yang ada dalam surat lamaran kerja:

 

  1. Alamat Pengirim. Berisi nama, alamat, nomor telepon, dan atau email si pengirim atau pelamar dan diletakkan di sebelah kanan atas surat.

 

  1. Tempat dan Tanggal dicantumkan dengan jarak dua atau tiga baris di bawah alamat pengirim. Contoh penulisan tanggal: Jakarta, 26 Maret 2020

 

  1. Nama Penerima beserta Jabatannya. Dalam membuat surat tentu harus diketahui kepada siapa surat itu ditujukan. Tulis nama penerima beserta jabatan, nama perusahaan dan alamatnya. 

 

  1. Isi Surat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bagian isi surat lamaran kerja. Isi surat harus diawali dengan salam pembuka yang sifatnya umum dan formal. Gunakan tata bahasa dan ejaan yang benar. 

 

Jangan membuat kalimat yang terlalu bertele-tele dan sebaiknya langsung ke pokok persoalan. Hindari pengulangan informasi yang ada di CV.



Di alinea kedua tuliskan data diri dan alasanmu ingin bergabung di perusahaan mereka. Beritahu perusahaan bahwa kamu bisa berkontribusi untuk mereka namun kurangi penggunaan kata 'saya'.

 

Sangat disarankan untuk menunjukkan rasa antusiasme terhadap posisi yang dituju namun tidak terkesan memaksa. Untuk menjaga kerapian penulisan, sebaiknya surat lamaran kerja dibuat dengan ketikan komputer.

 

  1. Penutup. Beri ucapan terima kasih dan tunjukkan keinginanmu untuk bergabung dengan perusahaan dan berharap mendapatkan respons positif dari mereka. 

 

Jangan lupa beri salam penutup yang baik dan sopan. Bubuhkan tanda tangan dan nama jelas di bagian paling bawah kanan.

 

  1. Lampiran. Untuk semakin meyakinkan perusahaan yang dituju bahwa kamu cukup kompeten pada bidang tersebut, lampirkan juga berkas-berkas pendukung seperti ijazah, sertifikat dan portofolio.

 

Contoh Surat Lamaran Kerja yang Efektif

 

Agar lebih jelas memahami teori di atas, ada baiknya simak langsung contoh surat lamaran kerja berikut ini.

 

Jakarta, 5 Juni 2020

 

Kepada Yth,

HRD PT XXX

Jl. Kembang Raya No. 17

Jakarta Utara 

 

Perihal: Lamaran Pekerjaan 

 

Dengan hormat,

 

Berdasarkan informasi yang tercantum di situs Topkarir, bahwa perusahaan Anda PT XXX membuka lowongan pekerjaan sebagai admin. Melalui surat lamaran ini saya bermaksud untuk melamar posisi tersebut.

 

Berikut ini adalah data diri saya:

 

Nama

Tempat/Tanggal Lahir

Alamat

Jenis Kelamin

Pendidikan Terakhir

Nomor Hp

 

Saya bertanggung jawab, pekerja keras, teliti, dan disiplin dalam bekerja. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang saya miliki dapat memberikan kontribusi untuk perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.

 

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen pendukung, antara lain:

 

  • Curriculum Vitae
  • Ijazah (fotokopi)
  • Transkrip nilai (fotokopi)
  • Sertifikat
  • Foto 3×4 terbaru

 

Besar harapan saya untuk bisa bergabung dan turut berkontribusi dalam memajukan perusahaan Anda. Semoga data dan berkas yang saya lampirkan bisa memenuhi kriteria lowongan sebagai admin.

 

Demikian yang surat ini saya sampaikan. Atas waktu dan perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

 

Hormat Saya



(Nama lengkap)



Temukan tips karir lainnya dari NU Career. Jangan lupa kunjungi situs resmi NU Career di https://www.nucareer.id/ untuk mencari beragam lowongan pekerjaan terbaik.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Cara Efektif Menyampaikan Kritik ke Rekan Kerja

Cara Efektif Menyampaikan Kritik ke Rekan Kerja

Dalam ekosistem kerja, berbeda cara pandang sudah jadi hal yang biasa. Terkadang rekan kerja atau kita sendiri melakukan kesalahan yang bisa mempengaruhi visi perusahaan. Memberi dan menerima kritik sudah jadi makanan sehari-hari, tapi seringkali kritik malah memunculkan konflik. Tidak mau kan hal itu terjadi? Sebelum menyampaikan kritik ke teman kerja, yuk perhatikan tips berikut ini.     Pahami permasalahanya berdasarkan fakta   Sebelum menyampaikan kritik, kamu harus paham dulu apa kesalahan teman kantor kamu berdasarkan fakta yang logis. Jangan cepat menyimpulkan mana yang benar dan salah, karena setiap orang punya latar belakang masalah yang berbeda, telusuri dulu akar masalahnya. Cermati kinerja rekanmu, jangan membawa penilaian pribadi, sampaikan kritik secara objektif.     Tahan emosi dan atur intonasi   Kenali dulu karakter rekan kerja kamu, kalau dia orangnya sensitif dan lembut kamu bisa memakai intonasi yang halus, kalau dia orang yang keras kamu bisa menyampaikan kritik dengan nada lebih tegas. Kontrol juga emosi kamu, sebesar apapun kesalahannya, sampaikan kritik dengan tenang, kalau kamu berapi-api bisa jadi dia semakin gak peduli. Buat suasana kantor tetap nyaman tanpa mancing permusuhan.     Berikan saran positif   Jangan buat rekan kerjamu merasa terpojok dengan tuduhan dan kata-kata yang menjatuhkan. Coba deh kamu kasih saran dan masukan yang membangun, itulah yang sebenarnya dia butuhkan.     Beri semangat dan dukungan   Bagaimanapun juga kamu dan rekan kerjamu saling membutuhkan, usahakan agar dia tidak down. Di akhir pembicaraan kamu bisa memberikan semangat dengan menepuk bahunya, mengajaknya berpelukan, dan jangan lupa kasih senyuman. Semangati dia dengan kata-kata yang memotivasi agar permasalahannya bisa segera teratasi.   Itu tadi 4 cara yang bisa kamu coba sebelum menyampaikan kritik ke rekan kerja. Yuk temukan tips-tips lainnya seputar karir di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga.
Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Anak magang pasti kesulitan untuk membuat CV yang menarik  hati HRD. Sahabat TopKarir harus memiliki keahlian dalam menulis CV sesuai dengan keahlian kamu. Usahakan untuk tidak membuat riwayat pekerjaan palsu karena HRD sudah tahu kapasitas kamu sebagai calon anak magang dan membutuhkan pengalaman. Untuk itu ada bebarapa kiat untuk menulis CV ala anak magang. Jelaskan Objektivitas dengan Menarik Sebagai anak magang kamu harus membuat dan menjelaskan dengan tepat objektivitas kamu untuk ikut dalam program magang. Kamu harus menjelaskan bahwa objektivitas kamu adalah untuk memahami industri yang kamu minati lebih dalam   Ada Sertifikat Pelatihan Softskill Lampirkan Perusahaan tidak begitu saja menerima anak magang dengan softskill yang seadanya. Anak magang juga memerlukan softskill yang dibutuhkan perusahaan. Nah, masih ada waktu untuk kamu mengikuti pelatihan softskill. Jangan pernah kamu memikir biayanya mahal, karena itu adalah aset yang berharga untuk kamu dikemudian hari. Dengan adanya kapasitas kamu dalam mengikuti pelatihan maka HRD sudah pasti memberikan penilaian yang beda.   Tulis Pengalaman Organisasi atau Event yang Kamu Tangani Kamu seharusnya dalam kegiatan kampus aktif. Artinya kamu akan terbiasa untuk mengenal struktur organisasi dan  kepemimpinan. Kamu juga akhirnya terbiasa dan terlatih dalam menjalankan event kampus. Perlu dicatat, setiap perusahaan tentunya selalu mengadakan event dan mungkin perusahaan membutuhkan keahlian kamu ini.   Sediakan Portofolio Kamu Portofolio pekerjaan bisa saja menggunakan tugas kuliah kamu yang dinilai sukses. Contohnya, tulisan kamu berhasil dimuat di tajuk wacana media nasional. Lampirkan tulisan tersebut dan ini juga bisa dijadikan senjata andalan kamu pada saat interview nanti.   Minta Surat Rekomendasi Setiap mahasiswa atau pelajar sudah psti memiliki catatan dan kesan tersendiri dari pengajarnya. Untuk itu kamu bisa meminta bantuna pengajar kamu dalam hal surat rekomendasi. Surat rekomendasi biasanya menceritakan diri kamu dalam keterampilan bidang akademik. Dengan adanya tambahan surat rekomendasi maka akan semakin membuat kualitas CV kamu semakin menarik. Itulah kiat membuat CV ala anak magang. Kamu jangan pernah menyerah dalam membuat CV yang baik. Buatlah CV sesuai dengan karakter kamu, jangan pernah menjiplak CV karya teman Sahabat TopKarir ya.    
Komentar